Related Article

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tuesday, December 9, 2014

Indonesian Hijab Blogger - First Kopdar

Assalamualaikum beautiful ? Bonjour! Apa kabar semua? Sehat-sehat selalu ya..

Setelah mulai kembali berusaha untuk konsisten menulis di blog, lalu datang ke event workshop blogging,  sayapun mulai bergabung di beberapa komunitas bloggers yang ada di Indonesia. Salah satu nya adalah   Indonesian Hijab Blogger (IHB). 

Apa ya IHB itu? Berikut definisi IHB dari website nya ya. Indonesian Hijab Blogger adalah wadah silaturrahmi dan berkumpulnya para hijab blogger di seluruh Indonesia. Berbagi informasi dan link dari dan untuk para hijab blogger. IHB ini tidak memfokuskan kepada satu karakteristik blog saja, tetapi mencakup semua kategori di dunia per blog-an mulai dari tips blog, travel, beauty, fashion, food, sastra, islamic studies, personal blog dan sebagainya.

Kebetulan, IHB mengadakan first kopdar kemarin. Ini dia event invitation nya :
Event's Invitation

Acara diadakan di Urban Kitchen , Pacific Place. Hari senin, jam 11. Wah, challenging banget ya? Hari senin, pasti macet. Tapi demi bertemu para Hijab Blogger, sayapun tetap semangat dong untuk hadir di event kopdar IHB. Kali ini saya janjian datang bersama Ayu yang datang dengan ci ganteng Rafa. 

Sambil makan siang dan ngobrol santai, Restu Anggraini, yang akrab disapa Etu memulai acara Kopdar. Etu menyampaikan apa tujuan IHB dibentuk. Karena team dibalik layar pembentukan IHB adalah para Hijab Fashion Blogger, seperti Etu, Suci Utami, Nalia Rifika, Siti Juwariyah, Fitri Aulia ,Ola Aswandi, , Puput Utami, Kara dan lainnya (maaf kalau yang lupa disebut namanya), sehingga ada beberapa Hijab Blogger yang sempat bertanya apa bisa mereka join di IHB karena blog nya bukan blog fashion. Justru, tidak mengapa, IHB dibentuk sebagai wadah silaturrahmi para hijab blogger yang menulis beragam artikel. Sebagai sarana sharing informasi mengenai berbagai macam hal. Sebagaimana dicantumkan di definisi IHB di atas.
 
Etu memulai sharing

Lalu Suci Utami juga sharing bahwa sekarang ini banyak sekali para advertisers yang mencari Bloggers untuk mempromosikan produknya. Jadi salah satu manfaat dari blogging adalah juga memperoleh penghasilan. ^_^ senang deh pasti :) . Kalau Fika menyarankan agar blog kita memiliki satu topic khusus yang spesifik, pun ada topik lain yang ingin kita tulis sebaiknya kita buat blog baru, lalu bisa kita cantumkan link di blog kita yang lain itu. 

Kopdar kemarin juga sempat membahas teknis. Wah iya terkadang memang jadi masalah ya..karena sibuk mendesign blog, akhirnya kita justru spent much time utak-utik template dan menyita waktu untuk menulis. Nah, rencananya di kopdar berikutnya , IHB akan mengadakan workshop teknis. Ada juga yang langsung saja tanya-tanya ke teman yang lain, misalnya gimana caranya supaya link instagram di blog , gimana pasang header, yang paling penting sudah bisa pasang logo IHB belum ? hehehe..


Acara ditutup dengan kesimpulan next kopdar in sha ALLAH akan ada workshop, seperti apa detail dari workshop nya kita tunggu saja ya ^_^ . 

Yang pasti Alhamdulillah saya senang bisa bersilaturahmi dengan para Hijab Blogger yang semuanya cantik, baik hati dan ramah-ramah. It was nice to meet you all ladies. Setelah eventpun kita semua sama-sama Shalat Dzuhur.

Setiap event wajib ada foto-fotonya dong ya..so here are the pictures from yesterday's event ^_^
  
 
with all the Indonesian Hijab Blogger. Photo from: Nonii Zakiah


Photo from: http://noniizakiah.blogspot.com/

  
Put your name on the sticker so we can know each other's name ^_^. Photo from IG: @indonesianhijabblogger


While waiting for the others. Photo from : @jadeayu
All the pretty , friendly and kindhearted ladies. Photo from IG : @indonesianhijabblogger

 Ayu,Fika,,Romiiy and Me. Photos from : @jadeayu

Ayu, Me, Ninta, tya, Anggi.
Photo from : @jadeayu

Sebelum kita pulang, kita diberikan goody bag from Hanalila Daily Hijab. Thank You..



Thank you IHB , In sha ALLAH bisa bertemu di kopdar berikutnya ya ^_^ . Untuk para hijab blogger lainnya, ayuk silahkan gabung ke IHB
Salam. 

OOTD : Scarf :H&M, Bag: LC Le Pliage Cuir, Shoes: Stacatto
 
 

Thursday, December 4, 2014

Pengen punya bisnis ? Mulai dari mana ya ?? (Part 2)

Assalamualaikum beautiful ?

Melanjutkan dari posting saya sebelumnya disini ya.

Kita bisa memulai bisnis dengan membeli Franchise, Kemitraan atau membangun brand sendiri. Saya coba bahas satu per satu ya..

Source : sanchelima.com

1. Franchise. Membeli sebuah franchise bisa menjadi alternatif bagi seseorang yang bingung untuk memulai usaha. Franchisor adalah pemilik usaha yang memfranchisekan usahanya dan Franchisee adalah orang yang membeli franchise usaha. Kita juga bisa membeli master franchise. Misalnya, Gelael membeli master Franchise dari K*C untuk di pasarkan di Indonesia. Atau Jhonny Andrean membeli master Franchise B**ad Ta*k.

Keuntungannya antara lain :
a. Brand yang sudah terkenal sehingga menghemat biaya marketing.
b. Produk yang sudah ready , bisa langsung produksi
c. Standard Operating Procedure (SOP) sudah ada
d. Support dari Franchisor
e. Franchisee bisa langsung earn profit
f. Karyawan sudah siap dan di training

Kelemahannya antara lain :
a. Biasanya dibatasi waktu sesuai perjanjian kerjasama
b. Franchisee tidak bisa men-develop atau menjual product lain nya yang sejenis.
c. Umumnya ada biaya franchise tiap bulan yang harus dibayarkan kepada Franchisor

Kalau untuk biaya investasi nya, biasanya tergantung dari seberapa mapan nya usaha yang di franchise kan tersebut. Makin mapan dan terkenal, makin mahal / besar investasi yang dikeluarkan. 

2. Kemitraan. Skema kemitraan hampir mirip dengan Franchise. Pemilik usaha memberikan penawaran kemitraan kepada pembeli usaha. SOP, perlengkapan usaha, bahan baku dan karyawan sudah ditraining oleh pihak pemilik usaha. Bedanya kita tidak membeli merk nya. 

Keuntungannya antara lain :
a. SOP sudah ada
b. Produk dan perlengkapan usaha sudah siap
c. Karyawan sudah siap dan di training
d. Umumnya biayanya lebih murah dari membeli Franchise
e. Tidak ada batasan waktu karena menggunakan merk sendiri
f. Tidak ada biaya franchise fee
g. Punya merk sendiri

Kelemahannya antara lain :
a. Mengeluarkan biaya lebih banyak untuk marketing product / jasa
b. Brand yang belum familiar
c. Belum ada loyal customer

3. Memiliki brand sendiri.
Keuntungannya antara lain :
a. Bebas berkreasi dan mengembangkan produk
b. Bebas dari biaya franchise fee maupun kemitraan. Besar dana yang ingin diinvestasikan terserah kita. Tapi hati-hati bisa jadi justru lebih besar, karena kurangnya pengalaman kita.
c. Memiliki kepuasan dan kebanggaan tersendiri karena kita berhasil mengembangkan produk dari hasil kreatifitas kita sendiri

Kelemahannya antara lain :
Banyakkkk!!! hehehe musti siapin produk, siapin marketing kit, training karyawan, bikin SOP dll karena mulai dari nol. Tapi kalau sukses nikmaatt hehehe..

Pengalaman saya pribadi bagaimana ? Saya memulai dengan membeli franchise makanan khas timur tengah. Alhamdulillah balik modal dalam waktu 1,5tahun. Saya juga pernah bermitra membuka usaha chinese food. Lalu punya 2 usaha dengan brand sendiri. 

Hingga saat ini pun saya masih belajar dan terus menyemangati diri sendiri agar usaha-usaha yang saya miliki bisa sukses dan terus berkembang. Tadi nya saya ingin share foto-foto usaha saya disini tapi berhubung foto nya bisa membuka rahasia perusahaan sepertinya belum dulu yaa..hehehe..

Saat awal memulai usaha, saya masih berdiri dua kaki di dua kuadran. Masih jadi karyawan dan punya usaha juga. Dengan pertimbangan kondisi personal saat itu akhirnya saya memutuskan untuk memindahkan dua kaki saya. Alias fokus di bisnis saja. 

Oiya salah satu hal yang menyenangkan dari memiliki bisnis adalah memiliki karyawan. Dimana, ada perasaan senang disaat kita bisa memberikan gaji kepada karyawan kita dan tahu kalau mereka bisa menafkahi keluarga nya dari apa yang kita berikan. Simbiosis mutualisme. ^_^ Hal itu saya rasakan menjadi keberkahan tersendiri. 

Okay semoga apa yang sudah saya share bisa bermanfaat ya.. ^_^

Ciao bella #alasyahrini
Au Revoir ! #alaRJ ;);)


Pengen Punya Bisnis ? Mulai dari mana yaa??

Assalamualaikum wr.wb beautiful ?

Judul posting kali ini, pengen punya bisnis ? Mulai dari mana yaa? Saya coba share pengalaman saya ya..

Setelah lulus dari program Master of Business Administration, cita-cita saya tentunya bisa berkarier di Multinational company, sebagaimana "makanan" saya sehari-hari sewaktu kuliah S2 dimana selalu membahas Harvard Case study untuk memecahkan persoalan manajemen bisnis dari perusahaan-perusahaan multinasional.

Setelah lulus saya sempat bekerja di perusahaan multinational berpusat di Amerika dan kemudian pindah ke perusahaan BUMN yang bergerak di asuransi ekspor dimana saat itu saya banyak berinteraksi dengan reasuradur international. Bule-bule dari jalan jaksa 
Belanda, Inggris, saudi arabia dan Jepang.

Hari-hari berlalu, rutinitas berjalan sebagaimana biasa. Layaknya karyawan, saya terima gaji bulanan. Sampai suatu hari teman saya memberikan saya buku untuk dibaca. Judulnya "Cashflow Quadrant" karangan Robert Kiyosaki. Hampir setiap hari sepanjang perjalanan menuju kantor saya baca buku ini, saya bacakan keras-keras agar suami saya bisa dengar juga. 

Di dalam Cashflow Quadrant, Robert Kiyosaki membagi orang menjadi 4 kuadran, yaitu :


Kuadran Kiri : Karyawan (digaji dari apa yang dikerjakannya) dan Self Employed (Mempekerjakan diri sendiri misalnya: Dokter, Pengacara, Fotografer).

Kuadran Kanan : Business Owner dan Investor

Tidak ada yang salah dari keempat kuadran tersebut. Hanya contoh dari "poor dad" nya Robert Kiyosaki yang membuat saya berfikir. Apa iya saya akan bekerja bertahun-tahun terus untuk orang lain walau saya terima gaji tiap bulannya. Pasti akan ada masanya saya pensiun. Lalu setelah pensiun, baru coba-coba bisnis? Dan dari contoh sang "Poor dad" menghabiskan sisa tabungan pensiunnya untuk bisnis yang tidak berhasil? Kasian banget lihatnya..

Ada sih yang sukses contohnya Colonel Sanders owner dari KFC yang memulai usahanya di usia 60 tahunan, tapi kenapa tidak dicoba sejak masih muda, produktif dan jika sukses masih punya kesempatan untuk menikmatinya.  In sya ALLAH. ^_^

Atau seorang self employed misalkan seorang Dokter atau Pengacara yang kemudian sakit lalu tidak bisa berkerja. Bagaimana bisa memperoleh penghasilan ?

Disinilah, saya makin "panas" rasanya. lalu saya mulai ikut seminar-seminar wirausaha. Di Cash Flow Quadran pun memberikan tips-tips bagaimana ayah dari teman nya Robert Kiyosaki bisa menjadi "Rich dad" pemilik chain supermarket 7-11 (Seven Eleven) itu. Bagaimana caranya "pindah" ke Quadran kanan.

Business Owner , ada tiga cara memulai bisnis, yaitu dengan sistem Franchise, Kemitraan atau menciptakan brand / product sendiri. Apa saja kelebihan dan kekurangannya ? Apa yang akhirnya saya pilih ?

Bersambung ke sini yaa ^_^