Related Article

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Monday, January 21, 2019

4 Tips Utama Rambut Bebas Ketombe bagi Hijabers


Assalamu'alaykum
Apa kabar ? semoga sehat selalu ya?

Atau lagi garuk-garuk kepala karena kulit kepala gatal berketombe? XD
Alhamdulillah, walau berhijab, saya jarang banget mengalami rambut berketombe. Kemungkinan besar karena saya selalu rutin merawat kebersihan dan kesehatan rambut berhijab.


Ingin tau bagaimana saya merawat rambut agar tidak berketombe ? Berikut 4 tips utama agar rambut kita bebas ketombe :

1. Jaga gaya hidup sehat.
Biasanya gaya hidup kurang sehat, akan amat berpengaruh terhadap kesehatan. Gaya hidup yang serba stress dan kurang tidur tentunya akan mempengaruhi kesehatan tubuh kita, termasuk kesehatan kulit kepala. Jaga kecukupan waktu tidur kita (minimal 8jam sehari) sehingga ketombe tidak akan mampir ke kulit kepala kita.

2. Kurangi pemakaian produk penataan rambut yang dapat merusak kesehatan kulit kepala. Misalnya hairdryer dan pewarna rambut. Terlalu sering memakai hairdryer, dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering sehingga menyebabkan ketombe muncul, begitupun dengan pewarna rambut. Perlu diberikan vitamin tambahan bagi rambut yang diberikan pewarna. 

3. Sering minum air putih, buah dan makan sayur.
Tubuh membutuhkan kadar air yang cukup untuk menjaga tetap terhidrasi dengan baik, maka itu minum air minimal 8 gelas perhari amat dibutuhkan tubuh. Selain itu sayur dan buah dengan kandungan vitamin dan mineral juga diperlukan kulit termasuk kulit kepala agar tetap sehat.

4. Jaga kebersihan kulit kepala dengan rutin keramas.
Saya rutin keramas per 2 atau 3 hari sekali, untuk menjaga kebersihan rambut, karena rambut berhijab amat rentan menjadi lembap hingga menjadi berketombe. Sebaiknya kita tidak keramas tiap hari agar kulit kepala tidak menjadi kering. Namun, juga jangan tidak keramas hingga lebih dari 3 hari ya, karena kulit kepala rentan menjadi lepek hingga memicu ketombe. 

Setelah googling ternyata saya menemukan salah satu bahan alami untuk menjaga kelembapan rambut agar tidak lepek hingga menjadi berketombe yaitu daun seledri. Selain itu buah delima juga mengandung protein yang bermanfaat untuk menjaga kekuatan dan kesehatan rambut.


Nah, daripada repot-repot kita racik sendiri , kini sudah ada shampoo dengan kandungan Daun Seledri dan Buah Delima yaitu Sariayu Hijab , yang berwarna merah. Bisa kita pakai saat keramas untuk mencegah ketombe muncul.

Wangi shampo Sariayu Hijab dari Buah Delimanya enak bangett


Harga Sariayu Hijab :
Untuk harga sariayu Hijab adalah kurang lebih Rp.25.000,- , amat terjangkau yaa dan sesuai dengan manfaat yang didapat.

Sariayu Hijab sudah tersedia diberbagai supermarket dan minimarket diseluruh Indonesia.


Kalau teman-teman punya tips lain dalam mencegah rambut berketombe? Silahkan share di kolom comment ya ^_^

Thank you for reading
Salam

Thursday, December 20, 2018

Waktunya Hijrah bersama Sasha Halal Toothpaste

Assalamu'alaykum
Apa kabar ? semoga sehat selalu ya

Hijrah
Kata ini sedang sering banget diutarakan ya. Mulai dari trend selebriti ber-Hijrah hingga Hijrah Festival yang belum lama ini sukses diadakan. Berbagai penjelasan mengenai Hijrah diutarakan oleh ustadz dan ustadzah melalui ceramah-ceramah beliau.

Esensi Hijrah yang paling mudah dilihat tentu dari penampilan, yang awalnya tidak berhijab menjadi berhijab, yang tadinya sudah berhijab semakin memperbaiki penampilan menjadi lebih syar'i lagi.

Saat ini kita dapat melihat maraknya selebriti yang berhijrah dengan mulai berhijab, bagi yang wanita dan mulai menumbuhkan janggut atau memendekan celananya pada selebriti pria.

Sebut saja selebriti berhijrah seperti teman SMA saya, Dhini Aminarti dan suaminya, teman SMA suami saya, Dimas Seto. Bersama dengan pasangan selebriti lain Arie Untung - Fenita , Shireen Sungkar - Teuku Wisnu, Primus - Jihan Fahira, Putri Anindita - Mario, hingga Peggy Melati Sukma yang saat ini Alhamdulillah sudah memakai Niqab (cadar) dan mengganti nama panggilan menjadi Ummu Khadijah.


Tapi sebenarnya apa Hijrah itu? 

Saya akan menjelaskan makna Hijrah yang saya dapatkan melalui blogger gathering pada Jum'at, 30 November 2018 lalu, bertempat di The Hook Resto, Senopati, Jakarta. Saya bersama teman-teman dari Hijab Influencers Network berkesempatan untuk mendengarkan talkshow dengan tema "Memaknai Hijrah bagi kehidupan Muslimah"



Tausiah Ummu Balqis

Friday, November 23, 2018

Review : Hotel Sahid Eminence Puncak


Assalamu'alaikum,

Apa kabar teman-teman?
Kali ini aku ingin share mengenai pengalaman menginap di Hotel Sahid Eminence Puncak. Liburan singkat ke Puncak kali ini sama seperti liburan ke Malang, beberapa waktu lalu, tidak terencana. 

Walau dana liburan juga sudah pas-pasan, ha-ha-ha (jujur banget sist?), setelah liburan ke Malang dan ke Jepang pada 2018 ini, tapi kami ingin sekali berlibur sejenak setelah menjalani serangkaian program hamil bulan lalu. Akhirnya setelah saya sebagai Menteri Keuangan Keluarga, ceki-ceki budget, kami memutuskan untuk liburan yang dekat-dekat saja dari rumah di Jakarta yaitu Puncak.

Setelah survey salah satu website marketplace hotel ,sebut saja A***a :), saya melihat Hotel Sahid Eminence Puncak yang terlihat kece banget di foto-foto yang ada. Wajar saja kece karena Hotel Sahid Eminence Puncak ini adalah Hotel *5.

Sebelum berangkat saya dan suami sempat 'janjian' kalau nanti dipuncak kita pure liburan ya. Saya berencana tidak akan foto-foto untuk content deh, biasaa blogger khan gitu. Suami juga janji ga akan sibuk dengan gadgetnya. Eng-ing-eng, eh setelahnya disana, tangan ini gatel banget, langsung foto-foto. Ha-ha-ha. "Melanggar janji". Kutakbisa.. karena Hotelnya kece nian. 


Yuk ikut saya review satu-satu ya Hotel Sahid Eminence Puncak ini.