Related Article

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Friday, September 7, 2018

Jalan-jalan di kota Malang


Assalamu'alaikum,

Teman-teman sudah baca review Harris Hotel and Convention Malang diblogpost aku disini ?
Belum? wah baca dulu ya, lalu kembali lagi kesini ya :)

Jadi, tanggal 24-26 Juni 2018 lalu, aku bersama suami sempat berlibur ke Malang. Malang merupakan kota kedua terbesar di Jawa Timur, setelah Surabaya. Di Malang ini tinggal salah satu sahabat saya, Mba Achie. Mba Achie sebenarnya adalah sahabat kakak saya, Lany, tapi karena kami sering kumpul bersama, jadi keluarga Mba Achie dan keluarga saya sudah dekat banget. Kebetulan mumpung ke Malang, saya mengagendakan bertemu dengan Mba Achie juga.

Alhamdulillah, sampai Malang

Day 1. 24 Juni 2018.

Kami berangkat dari Jakarta pukul 6.30 pagi menggunakan City Link, low cost airline milik Garuda Indonesia. Alhamdulillah penerbangan lancar dan aman. Saya sudah memesan Honda Mobilio (including driver) untuk berkeliling Malang selama 3(tiga)hari di Deva Trans Rental. Alhamdulillah, driver kami ramah, hafal jalan (sampai pilih jalan "tikus", saat jalan macet, dia tahu) dan mobil yang kami sewa juga bersih.

Dari airport kami langsung menuju Harris Hotel Malang dan ingin langsung check in. Saat itu masih pagi, sekitar jam 9. Berhubung kamar belum ready, jadi kami memutuskan jalan-jalan dulu saja keliling Malang.

First stop : Warung Wareg Batu Malang



Awalnya saya ingin ngemil bakso malang dulu, he-he-he ngemil kok bakso, maklum sarapan cuman roti. Diperjalanan menuju Air Terjun Coban Rondo di Batu, Malang, kami melewati restoran Warung Wareg. Jadi kami memutuskan untuk langsung brunch (breakfast lunch). 

Resto Warung Wareg ini lumayan OK tempatnya. Luas, bersih dan banyak 'colokan' listrik penting banget ini he-he-he. Bisa irit powerbank dong.  Tapi yang paling penting, enak tidak makanannya.

Kami pesan 2 ayam goreng, 1 gurame goreng kering. Tumis toge yang saya pesan ternyata lagi kosong, diganti sayur kangkung tumis yang datang belakangan tidak sempat terfoto. Untuk minum suami pesan teh leci, saya pesan jeruk hangat.


Rasanya? maknyuss. Gurame goreng keringnya enak, tidak ada rasa 'lumpur' sama sekali. Ayam goreng dan sambalnya juga enak.

Total tagihan makanan juga murah hanya Rp.180.400. Murah dibandingkan restoran di Jakarta ya yang harga Gurame goreng seukuran itu bisa Rp.150.000 sendiri.

Alhamdulillah. Cocok dengan namanya Warung Wareg (dalam bahasa jawa artinya puas kenyang. Saya juga puas kenyang makan disini. :)


Air Terjun Coban Rondo


Di Malang terdapat kurang lebih 30 Air terjun (coban) antara lain coban rais, coban rondo, coban pelangi dan lainnya. Kali ini saya mengincar 1(satu) saja Coban yang paling terkenal untuk didatangi yaitu Coban Rondo. Air terjun coban rondo ini memiliki ketinggian 60 meter. Akses masuk ke dalam coban rondo juga tidak terlalu jauh dari lapangan parkir kendaraan, sehingga Coban Rondo cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

Harga tiket masuk tanggal 24 Juni 2018 :
Dewasa : Rp.35.000 (include masuk Taman Labirin)
Mobil : Rp.10.000.



RJ at Coban Rondo - tolong abaikan perut, semua karena sweater yang tebal ini :D

Taman Labirin Coban Rondo

Labirin kekinian ini, yang instagramable lokasinya masih di kawasan wisata air terjun coban rondo.
Tingkat kesulitan untuk keluar dari labirin ini bisa dikatakan 'lumayan' , jika fokus perlu 3x kali mencoba dari arah masuk mentok, balik lagi coba arah lain, mentok, balik lagi ke arah ketiga akhirnya ketemu juga pintu keluar. Intinya temukan dulu bagian tengahnya, taman yang ada kolam. Dari sana tidak sulit mencari arah keluar. Jangan harap bisa di guide oleh teman yang berada di menara atas (tempat photo). Karena jalur ditutupi bagian atasnya. Smart!

Berarti kuncinya pilih jalur yang ditutupi bagian atasnya. Tuh dia contekannya. :D
Kalau masih bingung dengan penjelasan saya, silahkan coba sendiri. He-he-he..




Games Area

Dekat dari kawasan Taman Labirin, juga tersedia area games, ada panahan, menembak, hingga flying fox.  Sudah tidak bayar lagi karena sudah termasuk entry ticket kawasan wisata coban rondo.

Archery


Sepulangnya dari Coban Rondo dan ingin ngemil ngemil, teman saya Nia dan desy merekomendasikan untuk mencoba ketan durian di alun-alun malang. Ok, berangkat kita. Saya mencoba ketan susu mesis bersama suami. Maknyus. Murah banget harganya cuma Rp.7.500

Ketan susu 3 rasa , kacang, meses, keju pesanan suami 

Setelah dari alun-alun malang, kami kembali ke hotel. Rencananya akan bersih-bersih lalu berangkat lagi ke batu, untuk jalan-jalan ke Batu Night Spectacular. Ternyata jalanan super macet karena banyak yang akan kembali dari Malang ke Surabaya melewati jalur yang sama dengan Hotel Harris.
Akhirnya, kami mager dan pesan room service saja untuk makan malam.

Day 1 Malang finished.
Day 2 to be continue

Thank you for reading
Salam

Tuesday, September 4, 2018

Tips menjaga asupan makanan selama traveling


Assalamu'alaikum dear friends? apa kabar ? semoga sehat selalu ya ^_^

Di blogpost kali ini saya ingin share mengenai beberapa tips untuk menjaga asupan makanan yang benar selama kita traveling.

Untuk kita (saya dan kamu tentunya) yang memiliki hobi traveling, pasti seringkali "menyerah" dengan mengkonsumsi "junk food" selama traveling. Yang penting tidak kelaparan, yang penting kenyang. Betul tidak? 

Contohnya saya, saat traveling ke jepang beberapa bulan lalu. Sebagai orang Indonesia asli, tidak afdol rasanya kalau belum makan nasi. Apartment tempat saya tinggal menyediakan kompor tapi jika ingin memasak nasi menggunakan panci biasa tentu perlu waktu yang lebih lama. Belum lagi kalau ditinggal tentunya nasinya bisa dingin. Apartment saya tidak menyediakan rice cooker, waktu itupun jika ingin membawa rice cooker dari Indonesia tentunya akan sangat merepotkan, karena rice cooker yang saya punya besar sekali ukurannya.

Alhasil, saya hanya bisa membeli salmon onigiri terus di mini market dekat apartment untuk sarapan dan beberapa kali saat makan malam, di siang hari saya dan suami wisata kuliner mencoba berbagai kuliner jepang yang halal.

Sebenarnya, kita dapat mensiasati agar tidak selalu berakhir dengan membeli dan mengkonsumsi makanan cepat saji saat traveling. Berikut beberapa tips yang bisa dipersiapkan agar asupan kita dan keluarga selama traveling tetap terjaga, yang saya dapatkan melalui event Cosmos Blogger Gathering, 29 Agustus 2018 lalu, di Soeruni Restaurant, Lippo Mall Puri.


Monday, August 6, 2018

Selamat Tinggal Kanker Serviks - Feel the Comfort with FELANCY


Assalamu'alaikum,

Hari selasa, 31 July 2018 lalu, saya menghadiri Felancy Blogger Gathering, atas undangan dari Mom Vibrie. Venue event kali ini diadakan di Harlequin Bistro, Kemang, yang sudah disulap dengan suasana Pinkish, sesuai dengan Dress code dihari itu. Berhubung pink adalah warna favorit saya, jadi gemazz banget tentunya saya melihat dekorasi yang ada, plus interior Harlequin bistro yang memang sudah cocok banget, super mupeng dengan Chandelier pink yang ada di Harlequin bistro ini.



Pemilihan warna pink sebagai tema amat dekat dengan agenda Felancy Blogger Gathering hari ini, yang berisi tentang Educative Talkshow and Workshop. Talkshow pertama adalah informasi perihal Cervical Cancer Awareness bersama dengan CISC (Cancer Information & Support Centre) dan RS Budhi Jaya. Talkshow kedua adalah sharing dari Marketing Manager PT. Megariamas Sentosa, Ibu Agnes Dewi, mengenai background Felancy dan memilih underwear yang tepat. Selain itu juga ada sesi creative workshop yaitu menghias frame cantik.

Tiga speaker pada hari ini (ki-ka) : Ibu Agnes Dewi (Marketing Manager PT.Megariamas Sentosa),
Ibu Untung Endang Suryani (Cancer Survivor) & dr. Ferry Darmawan, SpOg.

Cervical Cancer / Kanker Serviks.

in memoriam
Pasti teman-teman sudah tahu ya, diatas adalah foto dari aktris dan penyanyi, Julia Perez. Beliau meninggal diusianya yang masih dapat dikatakan muda, yaitu 36 tahun, setelah beberapa tahun berjuang melawan Kanker Serviks stadium 4. Sebelumnya kita pernah mendengar, penyanyi bernama Nita Tilana, kakak dari vokalis band GIGI, Armand Maulana, yang juga meninggal karena kanker serviks.

Penjelasan dr. Ferry Darmawan, SpOg tentang Kanker Serviks

dr. Ferry Darwanan dari RSIA Budhijaya menjelaskan definisi kanker serviks kepada kami, 30 female blogger yang hadir. Kanker Serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang 99,7% disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim.

Setiap jam, 1 orang perempuan Indonesia meninggal karena kanker serviks. Kanker Serviks merupakan kanker pembunuh no.2 di Indonesia, setelah no.1 adalah kanker payudara. Sebelumnya kanker serviks sempat menduduki sebagai kanker pembunuh no.1, syukurlah karena maraknya kampanye tindakan Papsmear maupun Vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks, jumlah korban jiwa akibat Virus HPV dapat berkurang.