Related Article

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Monday, August 6, 2018

Selamat Tinggal Kanker Serviks - Feel the Comfort with FELANCY


Assalamu'alaikum,

Hari selasa, 31 July 2018 lalu, saya menghadiri Felancy Blogger Gathering, atas undangan dari Mom Vibrie. Venue event kali ini diadakan di Harlequin Bistro, Kemang, yang sudah disulap dengan suasana Pinkish, sesuai dengan Dress code dihari itu. Berhubung pink adalah warna favorit saya, jadi gemazz banget tentunya saya melihat dekorasi yang ada, plus interior Harlequin bistro yang memang sudah cocok banget, super mupeng dengan Chandelier pink yang ada di Harlequin bistro ini.



Pemilihan warna pink sebagai tema amat dekat dengan agenda Felancy Blogger Gathering hari ini, yang berisi tentang Educative Talkshow and Workshop. Talkshow pertama adalah informasi perihal Cervical Cancer Awareness bersama dengan CISC (Cancer Information & Support Centre) dan RS Budhi Jaya. Talkshow kedua adalah sharing dari Marketing Manager PT. Megariamas Sentosa, Ibu Agnes Dewi, mengenai background Felancy dan memilih underwear yang tepat. Selain itu juga ada sesi creative workshop yaitu menghias frame cantik.

Tiga speaker pada hari ini (ki-ka) : Ibu Agnes Dewi (Marketing Manager PT.Megariamas Sentosa),
Ibu Untung Endang Suryani (Cancer Survivor) & dr. Ferry Darmawan, SpOg.

Cervical Cancer / Kanker Serviks.

in memoriam
Pasti teman-teman sudah tahu ya, diatas adalah foto dari aktris dan penyanyi, Julia Perez. Beliau meninggal diusianya yang masih dapat dikatakan muda, yaitu 36 tahun, setelah beberapa tahun berjuang melawan Kanker Serviks stadium 4. Sebelumnya kita pernah mendengar, penyanyi bernama Nita Tilana, kakak dari vokalis band GIGI, Armand Maulana, yang juga meninggal karena kanker serviks.

Penjelasan dr. Ferry Darmawan, SpOg tentang Kanker Serviks

dr. Ferry Darwanan dari RSIA Budhijaya menjelaskan definisi kanker serviks kepada kami, 30 female blogger yang hadir. Kanker Serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang 99,7% disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim.

Setiap jam, 1 orang perempuan Indonesia meninggal karena kanker serviks. Kanker Serviks merupakan kanker pembunuh no.2 di Indonesia, setelah no.1 adalah kanker payudara. Sebelumnya kanker serviks sempat menduduki sebagai kanker pembunuh no.1, syukurlah karena maraknya kampanye tindakan Papsmear maupun Vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks, jumlah korban jiwa akibat Virus HPV dapat berkurang.





Human Papilloma Virus (HPV) 
Paling umum HPV ditularkan melalui hubungan seksual. Terdapat lebih dari 200 jenis HPV. Ada yang bersifat ganas atau menimbulkan kanker, antara lain tipe 16 dan 18, dan ada yang beresiko rendah yaitu tipe 6 dan 11, yang menimbulkan kutil di kelamin.

Seringkali HPV tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak yang tidak melakukan pemeriksaan hingga saat dilakukan pemeriksaan sudah stadium lanjut. 

Kabar baiknya, Kanker Serviks adalah kanker yang seharusnya dapat dihindari atau diminimalisasi resikonya karena sudah ada Vaksin HPV.


Langkah-langkah Mencegah Kanker Serviks dan HPV 
Penting sekali untuk diingat untuk menjaga kesehatan, sebelum penyakit itu datang. Berikut anjuran yang diberikan oleh dr.Ferry Darmawan, SpOg untuk mencegah HPV , yaitu :


1. Rutin Lakukan Papsmear
Siapa yang perlu melakukan papsmear ? 
Semua perempuan, usia 21 - 65 tahun, sudah pernah melakukan hubungan seksual.
Kapan ? Minimal 1 tahun 1 kali, lebih baik dilakukan per 6 bulan sekali
Dimana ? Dokter kandungan, Dokter umum, atau Bidan
Syarat ? Dilakukan pada hari ke-9 haid (tidak sedang haid, sudah bersih), dua hari sebelumnya tidak berhubungan seks dan tidak menggunakan cairan apapun di kelamin.



2. Lakukan Vaksinasi untuk HPV



Setelah hasil papsmear, tes DNA, IVA, pasien dinyatakan tidak menderita kanker serviks atau tidak ada tanda-tanda keganasan HPV, segera lakukan vaksinasi Cervarix dan Gardasil. Vaksin dilakukan 3 kali suntik dalam periode 6 bulan. 

Vaksinasi dilakukan untuk wanita usia 10- 55 tahun. Lebih baik diberikan untuk wanita yang belum pernah berhubungan seksual. Wanita hamil atau wanita yang berencana hamil di 6 bulan ke depan disarankan untuk tidak melakukan vaksinasi.  

3  Menjaga kebersihan organ intim. Walau resikonya tidak sebesar penularan melalui hubungan seksual. Tapi HPV juga dapat tertular melalui toilet umum. Selalu cuci tangan dan gunakan alas kaki di toilet umum, ganti pakaian dalam secara rutin, dan pilihlah pakaian dalam berbahan katun yang nyaman dan menyerap keringat.

4.  Hindari berbagi peralatan pribadi, seperti pisau cukur, gunting kuku, handuk dan barang pribadi lainnya.

5. Setialah kepada pasangan anda.
Ini paling penting juga, SETIA. Sayangilah orang yang anda cintai dan sayangilah juga diri anda. Berganti-ganti pasangan memperbesar resiko menularnya HPV. Walau sudah menggunakan kondom sekalipun, resiko penularan tetap ada.

Sharing dari Cancer Survivor , Ibu Untung Endang Suryani - Part of CISC (Cancer Information & Support Centre)


Ibu Endang (tengah) sedang berbagi pengalamannya berjuang melawan Kanker Serviks

Di usianya yang memasuki 50 tahun, Ibu Endang mengalami keputihan. Keputihan yang dialami Ibu Endang berwarna putih bening. Di saat itu, Ibu Endang bercerita kepada temannya. Sang teman berkomentar bahwa "oh, mungkin kamu akan menopause, tenang saja". Teman Ibu Endang, menganjurkan untuk meminum Jamu tradisional untuk meredakan keputihan Ibu Endang.

Keputihan tidak kunjung berhenti, justru kemudian keputihan berubah menjadi darah. Ibu Endang masih tidak menyadari, Ibu Endang mengira bahwa ini adalah haid terakhirnya menjelang menopause. Hingga darahpun makin banyak dan kental, sehingga tidak sanggup lagi untuk hanya memakai pembalut biasa, melainkan Ibu Endang harus memakai pampers untuk 'membendung' darah yang semakin banyak tersebut. 

Hingga disuatu hari, Ibu Endang tidak dapat bangun dari tempat tidur. Syukurlah, dirinya dapat meraih telfon dan menghubungi kerabatnya untuk membawa Ibu Endang ke Rumah Sakit. Setelah dilakukan pengecekan darah, ditemukan kadar Hemoglobin ibu Endang hanya 2 dimana normalnya adalah >13. Perlu dilakukan transfusi darah, dimana hanya dapat menaikan HB ibu Endang menjadi 8. 

Kemudian dilakukan screening terhadap penyakit Ibu Endang dan ditemukan bahwa beliau mengidap Kanker Serviks Stadium 2B. Sedih bukan main, apalagi pendarahan yang tak kunjung berhenti. Beberapa hari kemudian Ibu Endang menemukan darah menggumpal hingga sebesar Batu Bata. Sungguh sedih yang tak terkira. 

Setelah konsultasi dengan Dokter mengenai kondisi Ibu Endang, proses pengangkatan kanker di rahim sudah tidak dapat dilakukan. Jalan satu-satunya adalah kemoterapi. Ibu Endang menguatkan hati dan mempersiapkan dirinya untuk menjalani kemoterapi. Salah satunya dengan memotong rambut hingga 1cm, agar dirinya tidak kaget saat akan mengalami kerontokan rambut. Beliau juga minum berbagai buah-buahan untuk memperkuat fisiknya. 

Setelah berjuang dengan 16 kali kemoterapi, Alhamdulillah saat ini Ibu Endang sudah tidak lagi mengalami pendarahan dan jauh lebih sehat. Mari kita doakan semoga Ibu Endang dan semua yang sedang berjuang melawan kanker dapat sembuh total. Aamiin. Kami salut sekali kepada Ibu Endang akan semangat juangnya melawan kanker dan keikhlasannya untuk berbagi cerita kepada kami. Ibu Endang juga aktif memberikan motivasi untuk sembuh kepada sesama pengidap kanker yang lain.

Dari sharing Ibu Endang, kita dapat belajar bahwa Ibu Endang yang sudah sendiri (tidak memiliki pasangan) lebih dari 15 tahun, bisa mengidap kanker serviks. Beliau tidak lagi rutin papsmear karena beliau mengira , "toh, saya tidak lagi melakukan hubungan seksual". Jadi, yuk, kita bersama-sama menjaga kesehatan dengan melakukan langkah-langkah pencegahan HPV diatas.

______________________________________________________________

"Feel The Comfort" with FELANCY

Felancy sebagai salah satu brand dengan spesialisasi pakaian dalam wanita turut mendukung sosialisasi dan edukasi pencegahan kanker serviks. Marketing Manager PT. Megariamas Sentosa, Ibu Agnes Dewi menjelaskan bahwa Feel the Comfort atau berarti Terasa Nyaman, merupakan inspirasi utama dari FELANCY.

FELANCY lahir di Singapura pada tahun 1993, dimana awalnya FELANCY merupakan produsen baju tidur wanita. Kemudian seiring dengan waktu berkembang menjadi spesialisasi di bidang pakaian dalam wanita. Saat ini FELANCY memiliki berbagai pilihan produk yang komplit antara lain Bra, panty, korset, body suit, sport dan baju tidur.

Pada tahun 2009, FELANCY mendirikan R&D tim khusus yang melakukan Product development yang disesuaikan dengan bentuk tubuh wanita Asia. Kini FELANCY sudah tersebar hampir di seluruh negara negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

FELANCY masuk ke Indonesia pada tahun 1999, dengan lisensi di bawah naungan PT. Megariamas Sentosa. Hingga kini FELANCY memiliki lebih dari 400 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia dan terus berkembang.

Ibu Agnes Dewi, menjelaskan tentang Visi Misi Felancy

VISI AND MISI FELANCY

Selain menyediakan produk yang berkualitas dan tentunya NYAMAN saat dipakai yang merupakan kenyamanan secara fisik, FELANCY juga ingin wanita yang memakainya merasakan kenyamanan secara mental. Dimana rasa nyaman tersebut bisa berasal dari cara pemakaian pakaian dalam yang benar dan jenisnya disesuaikan  dengan kegiatan dan waktu yang tepat.

Maka dari itu, FELANCY berusaha menyediakan varian produk yang lengkap sehingga dapat disesuaikan dengan aktivitas wanita sehari hari. Misalnya saat bekerja, berolah raga, bersantai di rumah, dimasa kehamilan sampai menyusui, ketika harus  memakai kebaya atau dress untuk ke pesta dan saat tidur.

FELANCY percaya, ketika wanita merasakan kenyamanan secara fisik maupun mental maka dia akan tampil dengan penuh percaya diri di setiap waktu dan di segala suasana.


Varian Produk FELANCY
T’SHIRT BRA
1. Bra ini cocok untuk dipakai saat menggunakan T'shirt (kaos) karena bagian cup nya  polos sehingga tidak terlihat saat di pakai, tersedia dalam varian warna yang menarik dan cocok dipakai sehari-hari karena nyaman di kulit.
2.    Bra yang di bagian cup nya terdapat push up agar payudara kelihatan lebih berisi dan Sexy.
3.  Cutting T'shirt ½ cup juga cocok di pakai saat menggunakan kebaya yang merupakan pakaian tradisi bagi kaum wanita di Indonesia

FELANCY SPORT
1. Berfungsi untuk menyangga payudara dengan baik saat berolahraga seperti bersepeda, jogging, yoga dll dengan bahan katun yang menyerap keringat sehingga terasa kering walau berkeringat
2.  Terdapat pori-pori kecil di bagian sayapnya untuk sirkulasi udara sehingga kulit akan terhindar dari iritasi akibat keringat

SHAPE UP BRA

1. Bagian cup terdapat busa yang lembut untuk mengangkat dan menambah volume  payudara agar terlihat lebih sexy dengan renda yang halus dan tidak menyebabkan iritasi, sehingga membuat kaum wanita terlihat lebih percaya diri dan menarik.
2. Cutting di bagian samping lebih lebar berfungsi untuk menutupi lemak yang berlebih dan   terlihat lebih rapi, dengan mengalihkan lemak tersebut ketempat semestinya, maka payudara akan terlihat lebih berisi dan indah
3. Bagian tali terdapat anti slip yang nyaman agar tali tidak mudah bergerak

MATERNITY BRA
1.    Bra yang berfungsi untuk ibu menyusui ini dibuat dari bahan katun yang lembut,sehingga tidak menyebabkan iritasi di kulit ketika bersentuhan dengan si bayi
2.    Di design dengan cutting yang dapat digunakan di luar rumah sehingga sang ibu lebih nyaman dan percaya diri di saat memakainya


BODY SHAPE
Di design bagi wanita yang mendambakan bentuk tubuh lebih sempurna, berfungsi untuk membentuk tubuh indah secara alami dengan bahan berpori-pori  untuk mencegah keringat tertahan yang akan menyebabkan gatal pada kulit juga sangat lentur mengikuti bentuk tubuh sehingga sangat nyaman dipakai sehari-hari dan membuat yang memakai semakin percaya diri dengan bentuk tubuh nya yang terlihat sempurna

Cuttingnya  di sesuaikan dengan bentuk  tubuh wanita Indonesia, jenis jenisnya  :
  1. Korset Punggung
  2. Stagen
  3. Long Torso (pendek,sedang dan panjang)
  4. Body Suit
  5. Long Leg (pendek, panjang)
SLEEPWEAR
Dengan design yang menarik dan nyaman dipakai untuk semua kalangan, terbuat dari bahan nylon dan satin yang lembut dan feminim, cocok dipakai bagi wanita yang ingin tetap tampil cantik dan sexy
Adapun bahan katun, kaos dan microfiber dengan model celana ataupun dress sangat nyaman saat dipakai untuk tidur sehingga membuat tidur anda akan semakin berkualitas

CASUAL WEAR
Design yang digunakan sangat  cocok untuk dipakai pada saat keluar rumah atau pun pada saat tidur, karena bahan kaos yang digunakan lembut, menyerap keringat dan memiliki varian motif dan warna yang menarik

MENDAPATKAN UKURAN BRA YANG TEPAT
Kami juga mendapatkan informasi untuk mendapatkan ukuran Bra yang tepat.


Rumusnya adalah :
1. Ukur lingkaran bagian bawah payudara.
2. Lihat tabel, diperoleh ukuran angka Bra antara lain : 32 / 34 / 36 / 38 hingga 42
3. Ukur lingkar atas (puncak) payudara + (tambah) 2 cm
4. Angka poin No.3 dikurangi angka No.1
5. Lihat tabel, diperoleh ukuran Cup Bra antara lain : A / B / C / D


CREATIVE WORKSHOP
Pada sesi ini kami bersama-sama menghias frame menggunakan aksesoris yang disediakan. Bunga-bunga dekorasi di meja juga boleh digunakan. Isi frame nya adalah Quotes atau Pesan untuk semua yang sedang berjuang melawan kanker. Banyak sekali Quotes menyemangati. Kalau pesan saya :

"Stay strong! God gives His hardest battles to His strongest soldiers"
yang maknanya :
"Tetaplah kuat! Allah memberikan 'pertempuran' terberat dan terbesarNya 
hanya untuk 'pejuang-pejuang' terbaik dan terkuat yang dimilikiNya"


Hasil karya teman-teman blogger yang lain

Alhamdulillah, event kali ini amat informatif dan bermanfaat. Menu dari Chef Harlequin bistro, saya pesan Beef Lasagna, juga super lezat. Selain itu isi goodiebagnya banyak sekali, ada panties dan sleepwear dari Felancy Intimate, Body Lotion dari Placenta, Probio C Vitamin Spray, Susu segar dari Home Town Dairy hingga Bakso dari Bonanza Beef lho. Luar biasa Mom Vibrie :)
Event ini juga didukung oleh Tabloid Nova dan Grid.Id sebagai media partner.

Beef Lasagna
Promo Harga Khusus Vaksinasi Kanker Serviks di RS Budhi Jaya.

Senangnya, saat ini sedang ada promo untuk papsmear dan vaksinasi HPV di RS Budhi Jaya lho. Jadi, segera papsmear dan vaksin HPV ya, mumpung harganya sedang lebih murah di RS Budhi Jaya.


Yuk, teman-teman mari kita lakukan langkah-langkah pencegahan kanker serviks dan HPV diatas. Share artikel ini kepada semua orang yang kamu sayangi ya. Sehingga kita bisa bersama-sama ucapkan : "Selamat Tinggal Kanker Serviks"

Pertanyaan hari ini. Sudahkah kamu papsmear dan vaksin HPV ?

Thank you for reading
Salam
Terimakasih Felancy :)

Bersama Ayu yang sudah Vaksin HPV :)

36 comments:

  1. Pembunuh perempuan nomor 2, ngeri banget ya kak. Penting banget buat kita deteksi dini penyakit ini. Biar ketahuan apa serviks kita ada sel kankernya atau ngga. Kalau diketahui lebih awal, proses pengobatannya jadi lebih cepat dan ada kemungkinan buat sembuh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul sekali, semoga kita selalu dapat menjaga kesehatan ya aamiin

      Delete
  2. o iya yaaa Nita Tilana juga yah. duh gw jd keinget lg pas bu endang crita. huhu.. smoga kita smua sehat slalu yah witha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin iya buyu semoga sehat selalu ya kita :)

      Delete
  3. Alhamdulillah udah vaksin HPV juga, cuma kalo papsmear belum rutin 1 tahun sekali nih. Body shape nya felancy kek mana with....penasaran, perlu nih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah sudah vaksin HPV ya Des. Yuk, kita shopping bareng Body Shape Felancy di Sogo, Metro, Seibu, Parkson, Centro, Central, Debenhams, Matahari, Yogya, Carrefour atau Hypermart :D

      Delete
  4. kanker serviks sangat menakutkan ya, intinya kita harus jaga kebersihan daerah organ intim sm setia pada pasangan ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul banget.. kita setia dengan pasangan dan pasangan juga setia dengan kita :)

      Delete
  5. Halooo slm kenal mbak cantik �� Senang ya kita bisa ikutan gathering ini. Talkshownya sangat bermanfaat kita jd tau tentang kanker serviks deh. Felancy mendukung kesehatan wanita dg peoduk2 pakaian dalamnya yg berkualitas ya. Nyaman dipakai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga mba Nurul. Iya senang banget kita bisa dapat info bermanfaat ini. Alhamdulillah

      Delete
  6. Semoga dengan sering di adakan acara seperti ini dapat mengurangi faktor resiko para wanita seperti kita terkena kanker servisk

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul, kita juga wajib sering sharing informasi mengenai hal ini ya

      Delete
  7. Salam kenal mba semoga acara ini akan ada lagi di acara berikutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga Fara, aamiin semoga akan ada lagi acara bermanfaat seperti ini ya

      Delete
  8. Luar biasa ya perjuangannya mba. Sampe 16x kemo huhuhuhu. Kebayang gmb stresnya dan banyak biaya. Hiks. Semoga kt terhindar dr penyakit spt ini ya. Thx for sharing mba RJ.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kasian banget. Untung Ibu Endang bisa pakai BPJS ya jadi terbantu dari segi biaya.

      Delete
  9. Gw br mau vaksin nih, makasih yah sharing nya. Bermanfaat banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Buye, iya vaksin segera yah mumpung ada promo di RS Budhi Jaya.

      Delete
  10. Memang klo sudah merasa ada yg tidak beres sebaiknya ke dokter ya. Supaya dapat terdeteksi dari awal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, kitanya jangan sok tau sendiri, lebih baik cek Lab

      Delete
  11. Serem yaa penyakit ini bener2 bisa mematikan penderitanya. Aky salut banget sama ibu untung yang tetap kuat dan berjuang demi kesehatannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul hicks memang kanker kita tak pernah tau ya, tapi kanker serviks ini ada vaksinnya. Betul, luar biasa ibu Endang

      Delete
  12. Aku baru mau vaksin.. Trakhir setaun lalu pap smear hasilnya baik alhmdulillah.. Semoga kita seht2 terus yaa mba withaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, iya say semoga bisa vaksin segera ya

      Delete
  13. Semoga kita semua dijauhkan dari penyakit ini aamiin...

    ReplyDelete
  14. Acaranya super bermanfaat :)
    Kita jadi lebih aware terhadap kesehatan area kewanitaan dan pentingnya vaksin HPV

    ReplyDelete
  15. RIP Jupe. Jupe meninggal saat sedang berada di puncak kariernya ya mbak. Bukti bhawa mau emang gak pandang usia. Cuma sedih krn penyebabnya kanker serviks. Moga makin banyak perempuan yang aware pada bahaya kanker serviks dengan edukasi2 yg diadakan oleh Felancy kyk gini ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, umur hanya Allah yang tau ya. Tugas manusia hanya berikhtiar dgn menjaga kesehatan

      Delete
  16. semoga semakin banyak edukasi semakin banyak perempuan yang sadar untuk mencegah kanker serviks dengan pola hidup sehat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul semoga makin terus berkurang angka kematian akibat kanker serviks

      Delete
  17. Alhamdulillah campaign kanker yang sudah dilakukan membuahkan hasil ya sampai kanker serviks sekarang jadi peringkat kedua. Tapi kita gak boleh lengah juga, harus tetap waspada.

    ReplyDelete
  18. Aku tahun ini yang belum jadi-jadi papsmear. Ga sempet rasanya, padahal kudu -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya cha cuss langsung papsmear mumpung lagi promo

      Delete

Hi! don't forget to comment. I really appreciate it.